Awalan dan Kata Depan

Awalan dan kata depan. Masih banyak kawan-kawan kita yang belum pas menuliskan kata “di” pada sebuah kata. Masih sering kita temui penulisan yang tidak pas tersebut baik pada tataran penulisan formal maupun yang tidak formal. Sering kita temui surat-menyurat dari sebuah instansi yang keliru menuliskan “di” pada isi surat.
Sederhana saja cara membedakan apakah kata “di” digabung atau harus dipisah dengan kata ikutannya. Jika kata ikutannya adalah sebuah kata yang menunjukkan TEMPAT, maka kata “di” harus dipisah. Jika kata ikutan setelah kata “di” bukan kata yang menunjukkan suatu tempat tetapi kata kerja atau bentukan dari kata kerja (misal “kerjakan” – berasal dari kata “kerja” dengan penambahan akhiran “kan”, atau membentuk kata kerja,  maka kata “di” harus disambung dengan kata ikutannya. 
Penulisan kata “di” yang dipisah, karena kata tersebut adalah kata depan, sementara jika digabungkan, karena “di” adalah awalan dari kata bentukan.
Untuk memudahkan, berikut contohnya:
“di” sebagai kata depan
Bapak saya bekerja dikantor perpajakan  ( salah)
Bapak saya bekerja di kantor perpajakan  (benar)
Penjelasan: kata “kantor” adalah kata yang menunjukkan suatu tempat.
“di” sebagai awalan

Rumah mewah itu di bangun tahun 2017 (salah)
Rumah mewah ini dibangun tahun 2017  (benar).

Semoga bermanfaat.

About admin

Check Also

Mengenal Topik dan Tema

Topik adalah Tolong berikan lebih banyak informasi atau konteks untuk membantu memberikan jawaban yang sesuai. …